Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Sheila Marcia Tak Punya Waktu Bulan Madu

Pernikahan Sheila Marcia
Kesibukan membintangi sebuah sinetron stripping memaksa artis Sheila Marcia menunda bulan madunya bersama sang suami, Kyky Mirano. Kyky adalah suami yang baru saja ia nikahi di Gereja Katedral, Denpasar, Jumat (29/4/2011) siang.

Ibu satu anak ini mengaku tak memiliki banyak waktu di Bali. Seusai menggelar resepsi pernikahan di The Benoa Villas malam nanti, Sheila akan segera kembali ke Jakarta karena harus mengejar jadwal syuting yang sangat padat.

"Karena masih sinetron stripping enggak mungkin ada honeymoon, tapi mungkin di Jakarta," kata Sheila Marcia seusai acara pernikahan. "Langsung kerja ngumpulin ke depannya buat keluarga," imbuh Sheila.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sheila Marcia akhirnya resmi menjadi istri penabuh drum Cannonball, Kyky Mirano, setelah keduanya menjalani pernikahan secara Katolik yang dipimpin oleh Romo Kristianus Ratu SVD. Pernikahan yang berlangsung sederhana ini hanya dihadiri sekitar 30 tamu undangan, yang berasal dari keluarga dan kerabat dekat kedua mempelai.
Read More...

Kisah Film Terbaik FFI 2010

Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta yang disutradarai Benni Setiawan
Jakarta - Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta yang disutradarai Benni Setiawan ini meraih tujuh penghargaan. Puncaknya, terpilih sebagai Film Terbaik FFI 2010. Inilah kisahnya.

Meraih Piala Citra sebagai Film Terbaik, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta juga mendapatkan penghargaan untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik (Reza Rahardian), Pemeran Utama Wanita Terbaik (Laura Basuki), Sutradara Terbak (Benni Setiawan), Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Rasyid Karim), dan Tata Artistik Terbaik (Oscar Firdaus).

"Salah satu prinsip kami membuat film adalah ingin memberikan warna untuk film Indonesia. Terima kasih untuk semua atas penghargaan ini," terang Putu Widjanarko, produser Mizan, usai menerima penghargaan di ajang FFI 2010 di Central Park, Jakarta Barat, Senin (6/12) malam.

Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta adalah produksi kelima bagi Mizan. Sebelumnya, Mizan juga sudah memproduksi film-film bermutu seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Garuda di Dadaku.

"Kami tidak pernah berpikir untuk menang Piala Citra. Kami membuat film, karena ingin mempersembahkan karya yang bagus," sambung Putut.

Film ini pun akan diikutsertakan dalam sejumlah festival film internasional. "Kami sudah usahakan untuk ikut beberapa festival internasional. Semoga film ini nantinya bisa diterima di luar sana," kata Putu.

Kebanggaan yang sama besarnya Reza Rahardian ungkapkan usai meraih penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2010 berkat aktingnya dalam film yang sama.

"Alhamdulliah, saya bersyukur. Terima kasih untuk ibu saya yang selalu mendukung saya," terang Reza

Reza sangat haru menerima penghargaan tersebut. Pria kelahiran 5 Maret 1986 ini sampai menangis ketika mendapatkan kebahagiaan.

"Ini (tangis) pasti bahagia. Dan saya agak sensitif kalau soal ibu," tutur bintang film Perempuan Berkalung Surban ini.

Tangisan kebahagiaan juga tertumpah dari Laura Basuki, sang aktris, karena berhak menggondol Piala Citra sebagai Pemeran Utama wanita Terbaik FFI 210.

"Saya tidak menyangka. Awalnya saya pikir bukan saya. Tapi ketika nama saya disebut, jantung saya terasa jatuh ke bawah," tutur Laura bahagia sambil meneteskan air mata.

Lauara memang baru dua kali bermain dalam film, yakni Gara-Gara Bola dan 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta. Namun dari dua film tersebut, Laura sudah menerima dua buah penghargaan. Salah satunya, dalam film Gara-Gara Bola Laura menerima penghargaan sebagai Pendatang Baru Wanita Terbaik di ajang Indonesia Movie Award.

"Iya ini dua penghargaan dalam dua film. Selama ini saya memang tidak mau mengambil banyak film, karena bermain maksimal dalam sebuah film itu tidak mudah," tutur Laura, kelahiran 9 Januari 1988.

Sang sutradara, Benni Setiawan menambahkan kebahagiaan. "Saya sangat senang, apalagi saya mendapatkan dua penghargaan. Saya juga ingin membagi kebahagiaan kepada semua kru dan juga produser," tuturnya.

Benni mendapatkan dua penghargaan untuk Sutradara Terbaik dan Cerita Skenario dan Adaptasi Terbaik. Ia mengatakan, "Saya ingin memberikan kebahagiaan kepada produser saya. Karena dia sudah begitu memberikan dukungan, tidak saja finansial, tapi juga moral," paparnya.

"Saya hanya bekerja dan membuat film, tidak berfikir untuk mendapatkan Piala Citra," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, film produksi Mizan ini bercerita tentang kisah cinta berbeda agama dengan segala lika-likunya. Film ini mendapatkan penghargaan tertinggi karena berani menyuguhkan cerita berbeda dari biasanya.

Ya, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta berkisah tentang Rosid (Reza) seorang pemuda muslim dan Delia (Laura), seorang gadis Katolik.

Rosid, pemuda muslim idealis yang terobsesi menjadi seniman besar seperti WS Rendra. Gaya seniman Rosid khas rambut kribonya membuat Mansur, sang ayah, gusar karena tidak mungkin bagi Rosid untuk memakai peci. Maklum, peci bagi Mansur lambang kesalehan dan kesetiaan kepada tradisi keagamaan.

Lebih dari itu, bagi Rosid, bukan hanya sekadar kribonya yang membuatnya tidak mungkin memakai peci. Namun juga karena ingin keberagamaannya membaur, tak terbatas sekadar tradisi leluhur yang disakralkan

Sementara Delia, seorang gadis Katolik berwajah manis, kepincut pada sosok Rosid. Ini hubungan nekat karena beda agama. Sekalipun, Delia dan Rosid dan Delia anak muda yang rasional dalam menyikapi perbedaan.

Namun orangtua mana yang rela membiarkan kisah cinta itu. Akhirnya, orang tua mencari cara memisahkan Rosid dan Delia. Frans dan Martha, orangtua Delia mencoba mengirim Delia sekolah ke Amerika.

Sementara Mansur berupaya menjinakkan Rosid dengan meminta nasihat Said, sepupunya. Muzna, ibunda yang sangat dihormati Rosid, pun turun tangan. Sang Ibu dengan bantuan Rodiah, adik suaminya, berusaha menjodohkan Rosid dengan Nabila, gadis cantik berjilbab yang ternyata mengidolakan Rosid.
Read More...

Film Terbaik FFI 2010

Pemeran Wanita Utama Terbaik, Laura Basuki dalam Festival Film Indonesia 2010.
Ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2010 yang digelar di Central Park, Jakarta, Senin (6/12) malam tadi telah berakhir. Film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta, tepilih menjadi film terbaik Piala Citra FFI 2010. Tak pelak pemeran utamanya, Laura Basuki pun terpilih menjadin pemeran utama wanita terbaik.

Laura mengaku sempat terkejut ketika namanya disebut sebagai pemenang. “Saya enggak nyangka banget, karena saya kira bukan saya yang menang. Rasanya tadi seperti saya digantung dari bawah ke atas dan buram semua pandangan mata saya,” ujar Laura, usai menerima piala di Central Park, Jakarta, Minggu (6/12) malam.

Laura mengalahkan nominator lain seperti Jajang C Noer, Fanny Fabriana, Titi Sjuman dan Tika Bravani. Meski mengaku kaget, Laura tetap merasa senang meraih piala citra lewat film keduanya itu. Menurutnya, piala ini bukti karyanya bisa diapresiasi masyarakat.

Ini film kedua aku dan film pertama dulu juga dapat piala. Aku senang banget film karena film aku mendapat tempat di hati masyarakat,” tandasnya.Dengan penghargaan yang diraihnya, Laura mempersembahkan piala untuk keluarga tercinta. Karena tanpa dukungan keluarga, Laura tak akan bisa mencapain kartir sepeti sekarang.

“Piala ini aku persembahkan untuk keluarga aku. Karena tanpa dukungan mereka, aku pasti tidak akan mendapatkan semua ini. Pokoknya aku merasa terhormat sekali atas piala ini,” tutupnya.
Reza Rahadian juga berhasil mengantongi Pemeran Utama Pria Terbaik, setelah tahun lalu berjaya dengan piala Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Dalam nominasi tersebut Reza mendapatkan dua kursi. Lewat film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta dan ‘Alangkah Lucunya Negeri Ini. Ternyata film drama tentang perbedaan agama 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta membawa nama Reza sebagai pemenang. Setelah menerima piala dari Revalina S Temat dan Fanny Fabriana sebagai pembawa nominasi, Reza pun memberikan sedikit sambutannya. Dengan berbata Reza mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya.

“Piala ini untuk ibu saa dan menjelang hari ibu. Ibu saya Pratiwi Widiantini,” ucap Reza. Pidato singkat Reza pun ditutup dengan tepuk tangan para hadirin yang memenuhi malam penganugerahan piala FFI di Ballroom Central Park, Jakarta Barat, Senin (6/12) malam.

Sebelumnya di 2009, pria kelahiran 5 Maret 1987 itu meraih piala Pemeran Pendukung Pria lewat film ‘Perempuan Berkalung Sorban’ garapan sutradara Hanung Bramantyo. Reza berhasil mendepak saingannya aktor pendatang baru Edo Borne, Oka Antara dan Lukman Sardi.

Happy Salma juga meraih piala citra dengan kategori pemeran pendukung wanita terbaik lewat film 7 Hati 7 Cinta 7 wanita. Atas piala citra pertamanya itu, Happy mengaku bangga. “Aku merasa senang dan bangga atas penghargaan ini. Apalagi film ini dibuat oleh anak-anak muda,” ujar Happy.

Selain berterima kasih atas dukungan suaminya, Happy juga mempersembahkan kemenangannya itu untuk perempuan Indonesia. “Suami tentu mendukung penuh saya berkarir. Saat bermain film ini saya melakukan observasi di daerah prostitusi. Bagi saya, ini merupakan bentuk perjuangan perempuan,” katanya.
Meski perhelatan FFI tahun ini sempat diwarnai konflik internal di dalamnya, Happy tak mau ambil pusing. Bagi Happy, menggelar ajang seperti FFI tidaklah mudah. “Apapun yang terjadi di FFI tahun ini, saya tetap mendukung kemajuan perfilman Indonesia. Saya tetap menghargai festival ini. Saya juga menghargai kerja keras teman-teman yang sudah menggelar acara ini,” tutupnya.
Read More...

Ida Kusumah Meninggal Terserang Jantung

Aktris Ida Kusumah yang meninggal Kamis (25/11/2010) malam dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010). Saat jenazah Ida dimasukkan ke liang lahat, para bintang 'Cinta Fitri' menangis. Jenazah Ida tiba di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 13.55 WIB. Ratusan warga sekitar yang memadati TPU Tanah Kusir menyulitkan keluarga membawa peti jenazah ke area pemakaman.

Setelah berhasil masuk ke area pemakaman yang dinaungi tenda berwarna biru, jenazah Ida langsung dimasukkan ke liang lahat. Tampak Connie Sutedja dan beberapa bintang 'Cinta Fitri' seperti Shireen Sungkar dan Dinda Kanya Dewi berada di samping liang lahat. Saat jenazah Ida dimasukkan ke liang lahat, Connie yang sebelumnya saat melayat ke rumah duka sudah berurai air mata, kembali tak kuasa menahan tangisnya. Begitu juga Shireen dan Dinda. Kakak Shireen, Zaskia Sungkar dan sang ibunda Fanny Bauty juga tampak menangis.

Dinda termasuk salah satu bintang 'Cinta Fitri' yang shock dengan kepergian pemeran Oma itu. Pemeran Mischa tersebut tampak lemas dan digandeng seseorang ketika tiba dan meninggalkan area pemakaman. Sebelum meninggalkan TPU Tanah Kusir, Dinda dan Shireen serta artis-artis lainnya menaburkan bunga di atas pusara Ida. Pemakaman yang berlangsung dalam suasana mendung itu berakhir sekitar pukul 15.05 WIB.
Read More...
  • description

Video Gallery

Streaming Radio Karo