Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Website Termahal di Dunia Milik Indonesia yang Tidak Berguna

Halaman depan untuk mengakses e-mail resmi DPR RI.
Peneliti dari Indonesia Budget Centre, Roy Salam, menyampaikan, DPR berkewajiban memublikasikan setiap kegiatan yang dilakukan atau produk yang mereka hasilkan melalui teknologi informasi yang dapat diakses setiap orang. Namun, menurut dia, para anggota Dewan kurang memanfaatkan teknologi yang mereka miliki. Padahal, biaya yang dikeluarkan untuk membangun infrastruktur teknologi informasi bagi DPR itu, kata Roy, tidak sedikit.

"Sebetulnya, DPR banyak yang sudah ada di dalam terkait daya dukung untuk memperkuat data dan informasi. Hanya saja tidak terkoordinasi dengan baik," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (8/5/2011).

Dalam jumpa pers itu, hadir pula Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Ronald Rofiandri dan peneliti korupsi politik Indonesia Corruption Watch, Abdullah Dahlan.

Menurut Roy, berdasarkan DIPA Setjen DPR 2010, biaya pemeliharaan jaringan sistem informasi website resmi DPR, yakni www.dpr.go.id, pada 2010 berkisar Rp 9,75 miliar, yang terdiri dari biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.

"Kemudian, ada program untuk pengembangan sistem informasi dengan budget Rp 9,3 miliar pada 2010 dan Rp 12 miliar pada 2009," katanya.

Sayangnya, website resmi DPR yang menelan biaya cukup besar itu, lanjutnya, tidak dimanfaatkan dengan baik. Contohnya, situs itu tidak digunakan untuk memublikasikan hasil studi banding DPR ke luar negeri selama 2009-2014. Situs www.dpr.go.id juga tidak menyediakan fitur tersendiri yang menempatkan laporan kunjungan ke luar negeri.

"Laporan studi banding BURT ke Maroko, Jerman, Perancis, studi banding Panja RUU Kepramukaan ke Korsel, Jepang, dan Afrika Selatan, studi banding Badan Kehormatan ke Yunani adalah contoh laporan yang hingga saat ini belum dipublikasikan melalui situas dpr.go.id," ujarnya.

Roy juga menilai, DPR telah melakukan pemborosan dengan tidak memanfaatkan secara maksimal teknologi yang sudah mereka miliki. Apalagi, biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur itu tidak murah. Contoh lain kurangnya pemanfaatan teknologi oleh DPR, kata Roy, adalah terkait penggunaan perpustakaan DPR. Sedianya, perpustakaan tersebut dapat menjadi sarana mencari informasi terkait rancangan undang-undang yang tengah dibahas. Namun, DPR seolah lebih senang melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ketimbang mencari informasi dari perpustakaan.

"Biaya untuk pembayaran provider website informasi perpustakaan per tahun pada 2010 sebesar Rp 660 juta atau Rp 55 juta per bulan. Promosi perpustakaan per tahun sebesar Rp 192 juta atau Rp 16 juta per bulan," katanya.

Sumber Berita
Read More...

Kentang Sebagai Bahan Dasar BBM Biosolar

Jakarta - Siapa bilang limbah makanan rumah tangga dan restoran sebagai penyumbang sampah terbesar. Sepertinya kita harus merevisi paragdigma tersebut. Limbah makanan bisa dijadikan biosolar sebagai bahan bakar mobil diesel.

Sebuah perusahaan swasta di Inggris, Greenergy telah berhasil memproduksi biosolar dari limbah makan sebagai bahan bakunya, terutama kentang yang paling efektif sebagai bahan dasar biosolar karena mengandung minyak goreng.

Seperti dikutip dari caradvice, Senin (9/5/2011) perusahaan itu mengumpulkan makanan seperti kentang, kue, roti dan sosis yang umumnya mengandung 25 sampai 30 persen minyak goreng dan lemak. Para insiyur membusukan makanan tersebut disebuah tempat khusus.

Proses selanjutnya adalah melakukan proses konversi menjadi minyak diesel. Proses tersebut digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi minyak diesel dengan membuang asam lemak bebas.

Setelah berhasil mengekstrak minyak bebas, bahan dasar dicampur dengan bahan bakar diesel yang kemudian menjadi bisolar dan siap untuk didistribusikan ke pompa bahan bakar bensin di Inggris.

Andrew Owens CEO Greenergy mengatakan dengan bahan baku makanan tersebut, potensi untuk memproduksi bahan bakar biodiesel sangat besar.

"Kuantitas biodiesel yang saat ini kami produksi dari limbah makanan sangat kecil, tapi kami berharap bisa meningkatkan sehingga menjadi menjadi bahan bakar biosolar yang signifikan," kata Owens.

Saat ini perusahaan tersebut telah memasok sekitar 20 persen bahan bakar biosolar untuk Inggris. Perusahaan Greenergy juga telah menginvestasikan dana 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 709 miliar.
Read More...

Hyundai Siapkan Mobil Baru

Brasilia - Produsen mobil Hyundai diketahui tengah mengetes sebuah mobil baru yang ditenggarai merupakan Hyundai i15 di Brasil. Mobil tes Hyundai i15 ini terlihat rusak saat dites.

Seperti yang kutip dari laman Brasil, noticiasautomotivas, Senin (9/5/2011) mobil yang memiliki kode nama HB ini memiliki model hatchback yang kompak.

Desain tubuh i15 terlihat dinamis dengan garis tegas yang tercipta baik di bagian depan mobil, samping atau pun bagian bokong mobil.

Ada kabar yang mengatakan kalau desain tubuh Hyundai i15 ini mengambil inspirasi dari mobil Sport Utility Vehicle (SUV) Hyundai ix35 meski bagian depan dikatakan cukup mirip dengan Elantra.

Di Brasil, mobil Korea ini kemungkinan akan berada diantara i10 dan i20 dengan kemungkinan akan dilepas dengan harga sekitar 30 ribu dollar sampai 40 ribu dollar.

Sementara untuk dapur pacunya, Hyundai i15 ini kemungkinan akan dilepas dengan beragam pilihan mesin. Mesin yang tersedia akan dimulai dari mesin 1.0 liter hingga 1.6 liter.
Read More...

Motor Sport Korea Siap di Pasarkan di Indonesia

Jakarta - Produsen motor Korea Selatan, Hyosung akan kembali menunjukan eksistensinya. Setelah lama tenggelam dan hanya dikenal Indonesia dengan motor bermodel trail dan supermoto, Hyosung kini kembali dengan dua motor sport full fairing.

Dalam data yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian Hyosung terdeteksi sudah mengantongi izin produksi untuk dua model motor sport yakni Hyosung GT250R dan Hyosung GT650R.

Kedua motor Hyosung itu masing-masing akan diproduksi sebanyak 1.500 unit oleh PT. Honlei Motor Indonesia yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah.

Untuk Hyosung GT250R, terselip mesin DOHC 8 valve oil cooled yang memiliki displacement 249 cc. Dari sebonggol mesin yang dikawinkan dengan transmisi 5 percepatan tersebut, Hyosung GT250R mampu melahirkan tenaga hingga 28.8 hp pada putaran 10.000 rpm dengan torsi maksimal 22,68 Nm di 8.000 rpm.

Motor dua silinder tersebut memiliki dimensi 2.060 x 655 x 1.125 mm (PxLxT) dengan wheelbase 1.445 mm dan ground clearance 130 mm. Di Inggris motor yang sudah dilengkapi dengan Electronic Fuel Injection ini dilepas dengan harga 3.799 Poundsterling atau sekitar Rp 52,8 juta.

Sementara Hyosung GT650R lahir dengan sokongan mesin DOHC 8 valve water cooled yang berkapasitas bersih 647 cc yang kemudian dikawinkan dengan transmisi enam percepatan.

Dari sebongkah mesin 2 silinder tersebut mampu tersembur tenaga hingga 82 hp di 9000 rpm.

Dimensi motor ini meliputi 2.060 x 655 x 1.125 mm (PxLxT) yang kemudian berpadu dengan wheelbase 1.435 mm, ground clearance 130 mm, tinggi jok 780 mm dengan berat kering 208 kg.

Di Inggris motor ini dilepas dengan harga 5.199 Poundsterling atau sekitar Rp 72,3 juta. Dan bila saja harga jual di Indonesia masih disekitar angka tadi, maka Hyosung GT650R ini diperkirakan akan mampu berbicara banyak. Sebab calon lawannya Kawasaki ZX6 kabarnya akan dilepas di atas angka Rp 100 jutaan.


Berikut Spesifikasi Hyosung GT250R dan Hyosung GT650R versi Inggris:


Hyosung GT250R (3.799 Poundsterling atau sekitar Rp 52,8 juta)


    * Engine: DOHC 8 valve oil cooled
    * Starter: Electric
    * Displacement: 249cc
    * Fuel System: Electronic Fuel Injection
    * Power Output: 21.5kW (28.8hp) @ 10000rpm
    * Max Torque: 22.68Nm (16.7lbs-ft) @ 8000rpm
    * Cylinders: 2
    * L x W x H: 2060 x 655 x 1125mm
    * Wheelbase: 1445mm
    * Ground Clearance: 130mm
    * Dry Mass: 171kgs
    * Gears: 1 down 4 up
    * Brakes: Front double disc, rear disc
    * Tyres: 110/ 70-17 54H front
    * 150/ 70-17 69H rear
    * Fuel Tank: 17 litre
    * Seat Height: 780mm


Hyosung GT650R (5.199 Poundsterling atau sekitar Rp 72,3 juta)


    * Engine: DOHC 8 valve water cooled
    * Fuel System: Electronic Fuel Injection
    * Starter: Electric
    * Displacement: 647cc
    * Power Output: 82hp @ 9000rpm
    * Cylinders: 2
    * L x W x H: 2060 x 655 x 1125mm
    * Wheelbase: 1435mm
    * Ground Clearance: 130mm
    * Seat Height: 780mm
    * Dry Mass: 208kgs
    * Gears: 1 down 5 up
    * Brakes: Front double disc, rear disc
    * Tyres: 120/ 60-ZR17 55W front
    * Tyres: 160/ 60-ZR17 69W rear
    * Fuel Tank: 17 litre
Read More...

Motor Listrik dari Hyosung

Jakarta - Motor bertenaga listrik mulai mendominasi pasar roda dua. Kendaraan ramah lingkungan tidak hanya didominasi oleh mobil melainkan motor juga turut andil dalam hal kebersihan lingkungan.

Dia adalah produsen motor Amerika Serikat, Roehr yang telah memperlihatkan motor Roehr eSuperSport listrik. eSuperSport listrik adalah hasil kolaborasi Roehr dan Hyosung Motors USA.

Seperti dilansir autoevoluion, Senin (9/5/2011) basis Roehr eSuperSport listrik adalah motor sport Hyosung GT650R. Sekedar informasi, motor sport Hyosung GT650R sebagai basis Roehr eSuperSport listrik siap meramaikan pasar roda dua tanah air.

Telepas dari itu, Roehr eSuperSport listrik diperkuat dengan baterai LiFePO4 dengan kapasitas daya 7.7Kwh yang bisa diisi ulang dalam waktu 7 jam untuk terisi penuh dan bisa menjangkau jarak 75 mil. Motor listriknya bisa menyembutkan tenaga 67 Hp dengan torsi 80 Nm.

Dengan itu Roehr eSuperSport listrik bisa mencapai kecepatan puncak hingga 161 km/jam.

Fitur keamanannya dilengkapi dengan dual rem cakram berukuran 300 mm dengan 4 piston, sehingga karakter sport sangat kental pada motor sport listrik satu itu. Sedangkan suspensinya telah diimprove agar penunggangnya lebih nyaman.

Bagaimana harganya? Di AS, harga Roehr eSuperSport listrik dengan Hyosung GT650R hanya selisih US$ 1.000 lebih mahal, sementara Hyosung GT650R dibanderol US$ 17.775 atau sekitar Rp 153 juta.
Read More...
  • description

Video Gallery

Streaming Radio Karo